Tugas 1 Konsep Data Mining
Jurnal 1
Judul
Jurnal : Penerapan Data Mining Penjualan Sepatu
Metode
Yang Digunakan : Algoritma Apriori
Tujuan
: Untuk
mendapatkan informasi tingkat penjualan perperiode
Hasil
& Pembahasan : pengujian untuk menghasilkan rules
berasal dari pola kombinasi dua items. Rules diatas terdiri atas Antecedent
adalah bentuk kondisi dari pada rules, consequent adalah bentuk pernyataan dari
pada rules, lift adalah menunjukan adanya tingkat kekuatan rules kejadian acak
dari antecedent dan consequent berdasarkan pada support masing-masing.
Kesimpulan
: Data
mining dan algoritma apriori sangat berguna untuk mengetahui hubungan frekuensi
penjualan sepatu yang paling diminati oleh konsumen, sehingga dapat dijadikan
sebagai informasi yang sangat berharga dalam pengambil keputusan untuk
mempersiapkan stok jenis sepatu apa saja yang diperlukan dikemudian hari,
Algoritma Apriori membantu mengembangkan strategi penjualan sepatu
Jurnal
2
Judul
Jurnal : DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI PRESTASI SISWA
BERDASARKAN SOSIAL EKONOMI, MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN PRESTASI MASA LALU
Metode
Yang Digunakan : KDD
(Knowledge Data Discovery), Algortima J48
Tujuan
: Membuat
prediksi prestasi belajar siswa berdasarkan status sosial ekonomi orang tua,
motivasi, kedisiplinan siswa dan prestasi masa lalu
Hasil
& Pembahasan : Hasil penelitian berdasarkan tahapan - tahapan
proses dalam KDD (Knowledge Data Discovery) sebagai berikut: (1) Data
Selection, tahapan ini dilakukan untuk memilih data yang sesuai dengan variabel
yang dibutuhkan dalam penelitian. Caranya adalah dengan memilih atau menentukan
atribut-atribut data mana yang akan digunakan dalam penelitian dari sekelompok
data operasional yang ada. Salah satunya adalah menentukan atribut-atribut untuk
variabel Sosial Ekonomi Orang Tua yang diambil dari data operasional yaitu Data
Pribadi Siswa yang ada di BP/BK sekolah; (2) Preprocessing/Cleaning, proses
cleaning tersebut dilakukan terhadap keseluruhan data yang diteliti yang berjumlah
416 siswa. Setelah dilakukan proses cleaning data sejumlah 416, dihasilkan data
bersih sebanyak 346 record data yang digunakan untuk proses analisis berikutnya;
(3) Transformation, tahap ini menghasilkan satu recordset data yang siap untuk
analisis data; (4) Analisis data.
Kesimpulan
: Variabel
motivasi adalah variabel yang menentukan potensi seorang siswa berhasil atau
tidak prestasi belajarnya di waktu yang akan datang. Hal ini dibuktikan dengan
adanya variabel motivasi yang menjadi root node dalam decision tree yang
terbentuk. Variabel prestasi masa lalu merupakan variabel kedua yang penting
dalam keberhasilan siswa menempuh studinya. Hal ini menunjukkan bahwa aspek
knowledge atau kecerdasan siswa sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajarnya.
Sebaliknya, walaupun siswa terprediksi secara knowledge kurang tetapi dengan
motivasi tinggi tetap bisa berprestasi minimal pada kategori B atau C.
Rata-rata keberhasilan algoritma J48 dalam melakukan klasifikasi data mencapai
akurasi di 95,7%. Hal ini menunjukkan bahwa algoritma ini memiliki performa yang
handal dalam melakukan klasifikasi.
Jurnal
3
Judul
Jurnal : Penerapan Data Mining Untuk Menentukan Pola Penjualan
Peralatan Sekolah Pada Brand Wigglo Dengan Menggunakan Algoritma Apriori
Metode
Yang Digunakan : Algoritma Apriori
Tujuan
: Kemajuan
perusahaan atau usaha tersebut
Hasil
& Pembahasan : Sejumlah data produk dari data
transaksi pada bulan Oktober 2018 sampai bulan November 2018 pada PT. Panen
Lestari Internusa. Data tersebut adalah data sample dari data transaksi
sebanyak 40 transaksi yang akan dilakukan pengujiannya
Kesimpulan
: Dari
hasil perancangan aplikasi data mining dalam menentukan pola penjualan
peralatan sekolah maka diperoleh suatu kesimpulan sebagai berikut:
1. Untuk menganalisa terhadap permasalahan yang
terjadi maka dilakukan sebuah penelitian terhadap data-data penjualan peralatan
sekolah yang ada pada PT. Panen Lestari Internusa serta melalukan wawancara
terhadap perusaaahan PT. Panen Lestari Internusa.
2. Untuk membentuk pola kombinasi itemset maka
dilakukan sebuah perhitungan terhadap data transaksi yang ada kemudian
dilakukan pencarian nilai support dan nilai confidance setelah itu dilakukan
membentuk pola kombinasi itemset .
3. Untuk merancang aplikasi data mining maka
dibutuhkan beberapa perancangan diantaranya adalah perancangan sistem,
perancangan database dan perancangan user interface untuk mengdapatkan hasil
yang sesuai dengan yang diharapkan.
Jurnal
4
Judul
Jurnal : Penerapan Data Mining Untuk Memprediksi Prestasi
Akademik Mahasiswa Berdasarkan Dosen, Motivasi, Kedisiplinan, Ekonomi, dan
Hasil Belajar
Metode
Yang Digunakan : CRISP-DM (Cross Industry Standard
Process for Data Mining), Algoritma c4.5
Tujuan
: Mencapai
tujuan pendidikan yang berkualitas agar mahasiswa memiliki kemampuan
professional di bidang teknologi komputer. Salah satu indikator tercapainya
tujuan tersebut adalah dari hasil prestasi akademik mahasiswa yang dinyatakan
dengan Indek Prestasi Semester (IPS) dan Indek Prestasi Kumulatif (IPK).
Hasil
& Pembahasan : Hasil penelitian berdasarkan tahapan
tahapan proses dalam CRISP-DM. Tahapannya adalah
(1) Pemahaman terhadap
bisnis (Business/Research Understanding Phase) yaitu pemahaman terhadap
permasalahan yang diteliti. Dalam penelitian permasalahannya adalah prediksi
prestasi akademik mahasiswa menggunakan metode Data Mining.
(2) Fase Pemahaman
Data(Data Understanding Phase) yaitu pemahaman terhadap data yang akan
diteliti. Data diperoleh dari database mahasiswa dan data yang di dapatkan dari
penyebaran kuesioner yang terdiri dari data peran dosen, status ekonomi
mahasiswa, motivasi, disiplin dan hasil belajar masa lalu. Sebelum kuesioner di
sebarkan nya dilakukan terlebih dahulu uji Validitas dan Reliabilitas terhadap
kuesioner yang akan disebarkan kepada Responden (mahasiswa) [6] . Untuk uji
validitas dan reliabilitas di gunakan data sampel sebanyak 30 data yang di
peroleh menggunakan teknik Purposive Sampling.
(3) Data Preparation
yaitu tahap persiapan data. Data penelitian terdiri dari 6 variabel yang
terdiri dari 5 atribut biasa yaitu status ekonomi mahasiswa (X1) , disiplin
(X2), motivasi (X3), peran dosen (X4) dan hasil belajar masa lalu dan 1 atribut
sebagai target atribut (label) yaitu Prestasi Akademik. Data yang diperoleh
kemudian dilakukan pembersihan data (cleaning data), transformasi data sehingga
data yang digunakan selanjutnya tidak terdapat missing
Kesimpulan
: Berdasarkan
analisis data menggunakan algoritma Decision Tree untuk memprediksi prestasi
akademik berdasarkan sosial ekonomi, motivasi, peran dosen, disiplin dan hasil
belajar masa lalu diperoleh hasil :
(1) variabel
hasil belajar masa lalu adalah variabel yang menentukan 44 potensi seseorang
berhasil atau tidak dalam prestasi akademik. Hal ini dibuktikan bahwa Hasil
Belajar menjadi node yang terpilih/awal.
(2) Variabel Peran Dosen menjadi variabel kedua
menentukan Prestasi akademik
(3). Variabel Disiplin menjadi variabel ketiga
menentukan Prestasi Akademik . (4) Hasil Akurasi klasifikasi menggunakan metode
Area Under Curve (AUC) memperoleh nilai 65%
Jurnal
5
Judul
Jurnal : Penerapan Data Mining Pada Data Transaksi Superstore
Untuk Mengetahui Kemungkinan Pelanggan Membeli Product Category Dan Product
Container Secara Bersamaan Dengan Teknik Asosiasi Menggunakan Algoritma Apriori
Metode
Yang Digunakan : Algoritma Apriori
Tujuan
: Menganalisis
data transaksi disebuah Superstore, dapat diketahui berapa besar kemungkinan
seorang pelanggan membeli product category tertentu dengan menggunakan product
container tertentu secara bersamaan, sehingga pemilik Superstore dapat secara
cepat mengambil keputusan jika seorang pelanggan membeli product category
tertentu maka product container akan disesuaikan dengan jenis product
category-nya. Sehingga pelanggan akan merasa puas dengan pelayanan yang
diberikan oleh Superstore.
Hasil
& Pembahasan :
1.
Fase Pemahaman Bisnis (Business
Understanding Phase) Menentukan tujuan proyek dan kebutuhan secara detail dalam
lingkup bisnis atau unit penelitian secara keseluruhan.
2. Fase
Pemahaman Data (Data Understanding Phase) Dataset superstore sales yang didapat
dari internet berupa dokumen spreadsheet.
3. Fase
Pengolahan Data (Data Preparation Phase)
4. Fase
Pemodelan (Modeling Phase) Fase pemodelan adalah fase yang secara langsung
melibatkan teknik data mining dan menentukan algoritma yang akan dilakukan.
5. Fase
Evaluasi (Evaluation Phase)
6. Fase
Penyebaran (Deployment Phase)
Komentar
Posting Komentar